Kamis, 01 Desember 2016

Model Belajar On Line PKBM Mentaya Estetika Sampit

   Model pembelajaran dalam dunia pendidikan akan terus berkembang. Hal tersebut disesuaikan dengan kebutuhan tenaga pengajar dan peserta didik. Kemarin (20/10), Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) meluncurkan model pembelajaran online paket C secara nasional yang ditandai dengan video conference di sepuluh provinsi di Indonesia. Dalam acara telekonferensi tersebut, enam pusat kegiatan belajar masyarakat (PKBM) siap menjadi percontohan di DKI sebagai PKBM yang akan menerapkan pembelajaran online paket C pada 2016.

  Kepala Bidang Pendidikan Ana Usia Dini, Nonformal, dan Informal (PAUDNI) Dinas Pendidikan DKI Sri Rahayu Asih Subekti menyatakan, melalui pembelajaran online tersebut, anak-anak bisa belajar dimana dan kapan saja. Tentu, itu sesuai dengan perjanjian yang telah disepakati. Sri mengatakan dengan pembelajaran online anak-anak dapat menghemat biaya perjalanan sekaligus dapat membantu orang tuanya. Namun, tetap dalam seminggu tiga kali harus belajar secara tatap muka
.
  Ke depan, model pembelajaran tersebut, akan disosialisasikan ke PKBM di seluruh DKI. Menurut dia, sosialisasi berlangsung sampai Desember. Selain itu, para PKBM mungkin menerapkan pada tahun pelajaran baru.

  Sementara itu, Laurentia Maria Sihombing, penilik PAUDNI Jakarta Pusat, mengungkapkan, untuk DKI, momen tersebut sangat baik sebab sarana dan fasilitas mencukupi dan anak-anal rata-rata punya handphone sihngga mereka bisa mengakses dimana saja. Sebab, IPTEK berkembang terus jadi e-learning seperti itu sangat cocok dan membuat anak menjadi semnagat dalam belajar.