Selasa, 17 Mei 2016

Apa Solusi Pendidikan Saat Ini ?

Karakter Pendidikan ?

     Mengenang masa pendidikan tahun 1988 silam saya pribadi sangat asyik dengan kondisi dan sistem yang diajarkan kepada kami saat itu. Baik gaya sang pendidik, teknis mengajar, penyampaian, nasehat hampir-hampir mengarah kepada pendidikan akhlak semata, apapun jenis bidang studi yang diajarkan saat itu bahkan pada satu saat ketika kami bertemu dengan guru atau pendidik saat itu malunya luar biasa bukannya malu karena bersalah akan tetapi yang kami rasakan adalah ada sesuatu hal yang unik bisa dikatakan segan kepada para guru tersebut.
     Berbeda dengan sekarang anak-anak didik cenderung akrab dengan sang pendidik bahkan terkadang bisa terlupakan posisi sebagai guru dan peserta didik kurang begitu disegani bahkan tak jarang sapaan seoarang murid kepada sang guru seperti teman sebayanya saja.
Dalam pandangan dan sisi positif secara pribadi saya memandang khususnya dalam dunia pendidikan  kedekatan dan keberanian seorang siswa terhadap guru atau pendidik adalah memberikan kemudahan komunikasi dan  interaksi sehingga apa-apa yang telah diajarkan dan  diterima sang murid dapat  difahami  oleh sang  guru.
   Sejauh ini berdasarkan amatan penulis menjadi seorang guru yang di segani akan tetapi tidak menjadikan sang murid berani dan kurang sopan terhadap gurunya jarang sekali terjadi. dan untuk menciptakannya  mesti memiliki suatu power yang besar mungkin  dari cara bersikap, bertingkah laku, atau berkata-kata yang tidak bisa memberikan celah-celah  sifat negatif  kepada anak didik.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar